PALOPO, NUSANTARA HEBAT.CO.ID — Warga Kota Palopo mengecam pernyataan salah satu oknum LSM yang dimuat di media online, terkait sorotannya terhadap area parkir RS Madyang yang disebut menggunakan badan jalan
Salah satu Warga Kota Palopo ,Fredi Suade mengecam sorotan yang dialamatkan ke RS Madyang oleh oknum LSM terkait lahan parkir. Menurutnya ,manajemen RS Madyang telah memiliki lahan parkir yang memadai. Adapun kendaraan terkadang terparkir di badan jalan itu karena kemauan daripada Pasien dan Keluarga pasien dan hal tersebut tidak merugikan Masyarakat
“Sedikit banyaknya saya tau kondisi RS Madyang karena saya adalah salahsatu pasien rawat jalan. RS tersebut memiliki lahan parkir yang memadai. Adapun kendaraan yang terparkir di badan jalan itu adalah kemauan kami yang datang berobat atau menjenguk keluarga yang sakit dan itu tidak merugikan ko ” ujar Fredi.
Fredi Suade menegaskan di Kota Palopo banyak badan usaha menggunakan badan jalan sebagai lokasi Parkiran, yang pertanyaan, kenapa RS Madyang yang merupakan tempat Masyarakat Kota Palopo untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang disorot .
“Banyak Badan Usaha di Kota Palopo yang menggunakan badan jalan sebagai lahan parkiran, tapi ko RS Madyang yang merupakan tempat Kami Masyarakat Kota Palopo untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang disorot karena hanya persoalan area parkiran,” ungkapnya.
Ia pun memberikan apresiasi kepada pihak manajemen RS Madyang atas upaya mereka dalam memastikan kenyamanan pasien dan keluarga. Hal ini terlihat dari komitmen mereka untuk tetap mengurus Izin Andalalin demi kelancaran pelayanan kesehatan.
“Saya selaku Pasien Rawat Jalan mengapresiasi pihak manajemen RS Madyang karena demi kenyamanan kami untuk mendapatkan pelayanan kesehatan mereka tetap mengurus Izin Andalalin,” jelas Fredi.
Lebih jauh, dirinya tidak mengintervensi siapapun, termasuk LSM, untuk melakukan kontrol sosial. Kendati demikian, apa yang menjadi sorotan mereka tetap relevan dan sifatnya adalah kritik membangun dengan tujuan untuk kepentingan Masyarakat
“Saya tidak tidak mengintervensi siapapun, termasuk LSM, untuk melakukan kontrol sosial. Kendati demikian, apa yang menjadi sorotannya itu tetap relevan dan sifatnya adalah kritik membangun untuk kepentingan Masyarakat,” pungkasnya.
Tak hanya itu, Seorang warga mentang larompong yang enggan disebutkan namanya juga menyatakan, Rumah sakit ini adalah untuk orang sakit. Jangan persulit mereka, justru harus dibantu dan didukung.
“Soal lalu lintas dan parkir di rumah sakit merupakan satu kesatuan yang tak terpisahkan dari kebutuhan masyarakat yang datang berobat, biarmi badan jalan dipakai sama warga yang penting warga kita terbantu mereka itu datang berobat,” ujarnya.















